Terlintas kenangan itu terbesit dalam benakku kerapuhan menemaniku dan hanya air matayang mengarungi perasaan ini memendam kerinduan hanya membuat diri ini tak jujur dan hati ini hanya bisa memberontak dan hanya bisa memohon untuk mengetahui isi hati ini hati akan selalu lemah jiwa akan selalu rapuh perasaan akan selalu terpendam jika diri ini tak kan bisa jujur tak ada yang bisa dipersalahkan kini semua hanya berakhir dengan penantia dan. . . harapan.


0 komentar:
Posting Komentar